AC Milan meraih kemenangan 4-2 atas Manchester United dalam laga persahabatan pramusim 2026/27 di Tarczyski Arena, Wrocaw, Polandia, Sabtu 15 Agustus 2026. Sempat dua kali tertinggal, Rossoneri bangkit melalui gol Samuel Chukwueze, Alphadjo Cissé, Gonçalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.
Pertandingan ini menjadi uji coba terakhir AC Milan sebelum memulai musim Serie A 2026/27. Bagi Manchester United, laga tersebut juga menjadi pertandingan terakhir pramusim sebelum memasuki kompetisi Premier League.
Manchester United Unggul Cepat
Manchester United langsung mengambil kendali pertandingan. Baru dua menit berjalan, Harry Maguire membawa Setan Merah unggul 1-0.
Gol tersebut tercipta melalui situasi bola mati. Umpan sepak pojok Bruno Fernandes berhasil disambut Maguire dengan sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper AC Milan, Lorenzo Torriani.
AC Milan tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Tim asuhan Rúben Amorim mulai meningkatkan tekanan dan mencoba merebut bola lebih tinggi di area permainan Manchester United.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37.
Samuel Chukwueze mencetak gol penyama kedudukan setelah Milan berhasil merebut bola di area tinggi. Jashari menjadi salah satu pemain yang memulai proses perebutan bola, sementara Gonçalo Ramos memberikan umpan sebelum Chukwueze menyelesaikan peluang menjadi 1-1.
Bruno Fernandes Gagal Memanfaatkan Penalti
Manchester United sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk kembali unggul sebelum turun minum.
United mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-41. Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil dibaca dengan baik oleh Torriani.
Kiper muda AC Milan tersebut melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan skor 1-1 hingga babak pertama berakhir.
Penyelamatan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan karena Milan kemudian mampu tampil lebih efektif setelah jeda.
Dorgu Kembali Bawa United Unggul
Manchester United kembali memulai babak kedua dengan agresif.
Pada menit ke-51, Patrick Dorgu membawa United kembali memimpin 2-1. Gol tersebut terjadi setelah kesalahan AC Milan dalam proses membangun serangan dan Dorgu mampu memanfaatkannya.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
AC Milan kembali meningkatkan tekanan dan berhasil menyamakan skor hanya enam menit kemudian.
Milan Bangkit dan Cetak Tiga Gol
Pada menit ke-57, Alphadjo Cissé mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Chukwueze kembali terlibat dalam terciptanya gol tersebut. Pemain asal Nigeria itu memberikan assist kepada Cissé, yang kemudian menyelesaikan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Setelah skor menjadi 2-2, momentum sepenuhnya beralih kepada AC Milan.
Amorim kemudian melakukan beberapa pergantian pemain pada menit ke-60, termasuk memasukkan Mario Gila, Luka Modric, Davide Bartesaghi, dan Alexis Saelemaekers. Pergantian tersebut membuat Milan semakin mampu mengontrol pertandingan.
Pada menit ke-68, Milan akhirnya berbalik unggul.
Gonçalo Ramos mencetak gol pertamanya untuk AC Milan melalui sundulan setelah menerima umpan silang Chukwueze. Skor berubah menjadi 3-2 untuk Rossoneri.
Tiga menit kemudian, Milan menambah keunggulan.
Ramos memberikan umpan kepada Ruben Loftus-Cheek, yang kemudian menyelesaikan peluang untuk membuat skor menjadi 4-2.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir.
Chukwueze Jadi Bintang Milan
Samuel Chukwueze menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan Milan.
Selain mencetak gol penyama kedudukan pada babak pertama, Chukwueze juga memberikan assist untuk gol Cissé dan Ramos. Kontribusi tersebut membuatnya terlibat langsung dalam tiga dari empat gol Milan.
Performa tersebut menjadi sinyal positif bagi Amorim menjelang pertandingan resmi pertama musim baru.
AC Milan juga mendapatkan kontribusi positif dari pemain baru Gonçalo Ramos, yang mencetak gol pertamanya dengan seragam Rossoneri.
Amorim Menang atas Mantan Klub
Kemenangan ini juga memiliki cerita tersendiri bagi Rúben Amorim.
Pelatih asal Portugal tersebut sebelumnya menangani Manchester United sebelum berpisah dengan klub pada Januari 2026. Kini, dalam kapasitasnya sebagai pelatih AC Milan, Amorim menghadapi mantan klubnya dalam pertandingan pramusim.
Hasil 4-2 sekaligus menjadi kemenangan pertama AC Milan selama pramusim musim panas ini. Milan sebelumnya menjalani beberapa pertandingan uji coba dengan hasil yang belum maksimal.
Lebih penting lagi, performa di Wroc?aw memberikan indikasi bahwa pendekatan Amorim mulai menunjukkan bentuk. AC Milan terlihat agresif melakukan pressing, memanfaatkan lebar lapangan dan berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola.
Manchester United Harus Mengevaluasi Lini Belakang
Bagi Manchester United, kekalahan 2-4 menjadi pekerjaan rumah sebelum pertandingan resmi musim baru.
United sebenarnya mampu mencetak dua gol dan sempat unggul dua kali. Namun, pertahanan mereka kesulitan mempertahankan keunggulan setelah Milan meningkatkan intensitas.
Kegagalan Bruno Fernandes mengeksekusi penalti juga menjadi salah satu momen yang disayangkan. Jika penalti tersebut masuk, United berpeluang memasuki babak kedua dengan keunggulan 2-1.
Sebaliknya, AC Milan mampu menunjukkan respons yang lebih baik setiap kali tertinggal.
Susunan Pemain
Manchester United: Lammens; Mazraoui, Maguire, Heaven, Shaw; Andrey Santos, Tielemans; Diallo, Bruno Fernandes, Dorgu; Matheus Cunha. Pelatih: Michael Carrick.
AC Milan: Torriani; Terracciano, De Winter, Pavlovi?; Chukwueze, Musah, Jashari, Estupiñán; Loftus-Cheek, Cissé; Gonçalo Ramos. Pelatih: Rúben Amorim.
Hasil Akhir
Manchester United 2-4 AC Milan
2' Harry Maguire — Manchester United
37' Samuel Chukwueze — AC Milan
51' Patrick Dorgu — Manchester United
57' Alphadjo Cissé — AC Milan
68' Gonçalo Ramos — AC Milan
71' Ruben Loftus-Cheek — AC Milan
Penalti: Bruno Fernandes gagal pada menit ke-42, diselamatkan Lorenzo Torriani.
AC Milan menunjukkan comeback impresif dengan mengalahkan Manchester United 4-2 setelah dua kali tertinggal.
Chukwueze menjadi motor penting kebangkitan Milan dengan satu gol dan dua assist, sementara Cissé, Gonçalo Ramos, dan Loftus-Cheek melengkapi pesta gol Rossoneri.
Bagi Amorim, kemenangan atas mantan klubnya menjadi penutup positif pramusim sekaligus memberikan modal berharga sebelum AC Milan memulai kompetisi Serie A. Sementara Manchester United masih harus membenahi organisasi pertahanan dan efektivitas setelah kekalahan dalam laga terakhir pramusim.
Baca juga :
Jadwal Bola,RTP SLOT,Result Togel,Prediksi Bola