Barcelona mengawali kiprahnya di LaLiga 2026/27 dengan kemenangan spektakuler. Bertandang ke Estadio Martínez Valero, Blaugrana menghancurkan Elche dengan skor telak 5-0, Minggu (23 Agustus 2026). Kemenangan ini menjadi awal sempurna bagi Barcelona dalam upaya mempertahankan gelar LaLiga.
Raphinha Jadi Bintang Utama
Barcelona langsung menunjukkan kualitasnya sejak awal pertandingan. Tekanan tinggi yang diterapkan tim asuhan Hansi Flick membuat Elche kesulitan mengembangkan permainan.
Barcelona mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-14 setelah Raphinha dijatuhkan di dalam kotak penalti. Pemain asal Brasil itu maju sebagai eksekutor dan berhasil membawa Barcelona unggul 1-0.
Raphinha kemudian kembali menjadi pusat perhatian. Ia tampil sangat aktif sepanjang pertandingan dan terlibat langsung dalam beberapa serangan berbahaya Barcelona.
Menjelang akhir babak pertama, Barcelona berhasil menambah keunggulan melalui Karim Adeyemi. Pemain baru tersebut mencetak gol debutnya setelah menerima rangkaian umpan yang apik dari lini serang Barcelona. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Barcelona Mengamuk di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Barcelona tidak menurunkan intensitas permainan.
Pada menit ke-67, Raphinha mencetak gol keduanya setelah mendapat umpan dari pemain pengganti Anthony Gordon. Gol tersebut membuat Barcelona semakin nyaman dengan keunggulan 3-0.
Hanya beberapa menit kemudian, Gordon kembali memberikan kontribusi. Kali ini ia memberikan assist kepada Fermín López, yang mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 4-0 pada menit ke-71.
Fermín belum selesai. Pada menit ke-79, ia mencetak gol keduanya sekaligus melengkapi pesta Barcelona menjadi 5-0.
Dengan dua gol Raphinha dan dua gol Fermín, Barcelona memiliki empat gol dari dua pemain tersebut, sementara Adeyemi melengkapi daftar pencetak gol.
Debut Impresif Pemain Baru
Salah satu hal menarik dari kemenangan Barcelona adalah kontribusi para pemain baru.
Karim Adeyemi langsung mencetak gol pada pertandingan debutnya. Sementara itu, Anthony Gordon memberikan dampak besar setelah masuk sebagai pemain pengganti dengan mencatat dua assist.
Performa tersebut memberikan sinyal positif bagi Flick. Barcelona tidak hanya mengandalkan pemain-pemain lama, tetapi juga mulai mendapatkan kontribusi dari rekrutan baru.
Raphinha juga menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pemain terpenting Barcelona. Selain mencetak dua gol, ia juga berperan dalam terciptanya gol Adeyemi.
Barcelona Dominan di Martínez Valero
Barcelona memang tidak mendominasi penguasaan bola secara ekstrem, tetapi efektivitas mereka sangat tinggi.
Menurut data pertandingan, Barcelona mencatat sekitar 54 persen penguasaan bola, melepaskan 11 tembakan, dan menghasilkan expected goals sekitar 4,38. Elche hanya mencatat tujuh tembakan dengan xG sekitar 0,70.
Perbedaan kualitas peluang tersebut menjadi gambaran bagaimana Barcelona mampu memaksimalkan kesempatan yang mereka dapatkan.
Elche sempat memiliki beberapa peluang, tetapi pertahanan Barcelona tampil cukup solid. Kiper Joan García juga melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan clean sheet.
Kabar Kurang Baik: Gavi Cedera
Di balik kemenangan besar tersebut, Barcelona tetap mendapatkan kabar kurang menyenangkan.
Gavi harus meninggalkan lapangan sebelum babak pertama berakhir karena mengalami masalah pada lutut kanannya. Ia kemudian digantikan oleh Pedri. Setelah pertandingan, Gavi terlihat berada di lapangan bersama rekan-rekannya, sehingga terdapat harapan cedera tersebut tidak terlalu serius. Namun, kondisi akhirnya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Cedera Gavi menjadi satu-satunya noda dalam malam sempurna Barcelona.
Awal Sempurna untuk Juara Bertahan
Barcelona memasuki musim 2026/27 dengan status juara LaLiga dua musim beruntun. Karena itu, pertandingan melawan Elche menjadi kesempatan pertama untuk menunjukkan apakah mereka mampu mempertahankan dominasi tersebut.
Jawabannya sangat meyakinkan.
Kemenangan 5-0 membuat Barcelona langsung mengoleksi tiga poin dengan selisih gol +5, sekaligus memberikan pernyataan awal kepada para pesaing seperti Real Madrid dan Atlético Madrid.
Bagi Elche, kekalahan tersebut menjadi pukulan berat dalam pertandingan kandang pertama mereka. Pertahanan mereka kesulitan menghadapi kombinasi pressing dan kecepatan serangan Barcelona.
Raphinha dan Fermín López Cetak Brace
Dua pemain menjadi sorotan terbesar dalam pesta lima gol Barcelona.
Raphinha mencetak dua gol dan tampil sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan. Sementara Fermín López juga mencatat dua gol, termasuk gol kelima yang memastikan kemenangan telak Barcelona.
Kombinasi tersebut menjadi modal penting bagi Flick. Jika performa lini depan Barcelona terus konsisten, mereka berpotensi kembali menjadi kekuatan utama dalam perebutan gelar LaLiga musim ini.
Kesimpulan
Elche 0-5 Barcelona menjadi pembuka musim yang nyaris sempurna bagi sang juara bertahan.
Raphinha mencetak dua gol, Fermín López juga membukukan brace, sedangkan Karim Adeyemi mencetak gol dalam debutnya. Anthony Gordon turut mencuri perhatian dengan dua assist setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Barcelona tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga clean sheet dan selisih lima gol. Performa tersebut menjadi pernyataan awal bahwa Blaugrana siap mempertahankan gelar LaLiga.
Satu-satunya perhatian adalah kondisi Gavi yang mengalami masalah pada lutut. Jika cederanya tidak serius, Barcelona bisa menatap pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi.
Baca juga :
Jadwal Bola,RTP SLOT,Result Togel,Prediksi Bola